hello Agustus,, gak kerasa udah bulan 8 lagi yak.. trimakasih untuk bulan kemarin yaa Allah
banyak bahagianya walopun kadang yang selalu diingat adalah kesedihannya...
dan sekarang saatnya berbagi di Agustus..
lagi mau bahas apa yak?
oh iya lagi kepengen bahas tentang jodoh deh.. ekh ekh engga denk, lagi pengen bahas profesi/pekerjaan..
ladies, menurut ladies nih profesi/pekerjaan apa yang paling terpopuler buat kaum hawa nih?
ada sederetan profesi: perawat, dokter, bidan, Pns, guru, pegawai bank, polwan, model, artis, penyanyi, pengusaha, astronout, seniman, pedagang, perancang busana, ibu rumah tangga (hehehhee ini semua wanita pasti jadi, kecuali yg g laku yaa maaf banget), tukang jahit, arrrghhhh banyak akh males disebutin satu-satu. hayo mana yang paling keren?
ladies, sekarang aku mau nanya lagi nih, profesi/pekerjaan paling keren buat kaum aDAM apa coba? tni, polisi, guru, pegawai BUMN (termasuk pos :* heheheh ada maksud nih), pns, dokter, perawat, farmasi, apoteker, pilot, co pilot, aktor, model, penyanyi, pengusaha, pedagang, pegawai bank, satpol PP, motivator, DPR, presiden, menteri dan buanyaaakkk lagi. hayooo pilih paling oke? paling sering diincar.
tiap isi kutu dikepala ladies juga punya pilihan yang beda-beda, aku yakin banget deh kalo soal ini. kalo aku sih sebenernya buat profesi kaum hawa lebih suka "PENGUSAHA" dan buat profesi adam "PENGUSAHA", alesannya cukup simple, karena pengusaha bisa terlahir dari berbagai profesi lainnya. kalo aku ditakdirkan punya ijasah "Perawat" masih bisa ko jadi pengusaha, pengusaha bisa muncul kapan aja dan dimana aja. fleksibel itulah aku sangat suka "PENGUSAHA", kalau pengusaha sangatlah ketinggian oke deh "PEDAGANG" aja, gak jauh beda kok... bedanya pedagang itu skala kecil kalau pengusaha itu skala besar (itu sih menurut pemikiran aku yang awam hehehhe)
Indonesia dan profesi vs ijasah?
pertanyaan aku cuma simple (kaya JOKOWI aja pake kata "simple" segala),
1. kalau orang sekolah kedokteran, kira-kira bagusnya kerjanya jadi apa?
2. kalau orang lulusan tekhnik informatika, kira-kira bagusnya kerja jadi apa?
3. kalau orang lulusan publik relation, kira-kira bagusnya kerjanya jadi apa?
4. kalau orang lulusan SMA aja, kira-kira bagusnya kerja jadi apa?
5. kalau orang ga punya ijasah alias ga pernah sekolah, kira-kira pantesnya kerja jadi apa?
orang Indonesia yakin banget rata-rata menjawab
1. jadi dokter lha masa jadi penyanyi ga lucu kali
2. ya jadi kerja di kantoran atau jadi editor atau apalah yang sangkut-pautnya sama komputer
3. bisa jadi marketing atau MC donk, wong PR ko sekolahnya juga
4. hmmmm apa ya, SMA agak susah paling jadi pegawai restoran atau SPG
5. wahhh kayaknya ini susah banget, pantesnya sih ???????
hayo no 5 jahat banget kalo dijawab "gak punya kerjaan".. gila aja !!! kalo begitu namanya pengkastaan donk. kebayang gak kalo masih banyak yang gak sekolah berarti dia gak layak bekerja, gak layak merubah hdup, gak layak disejajarkan sama orang yang bersekolah, gak layak bisa sukses gitu maksud looooo??? keterlaluan hahahaha...
gak selamanya hidup itu selalu linier (bener kaga ya istilahnya hehehe), ada naik, turun, belok, muter dan itulah hidup. kalo gak begitu namanya bukan hidup donk. sayang gak semua lulusan kedokteran sesukses lulusan SMA? sayang gak semua lulusan pergutuan tinggi di luar negeri yang gak sesukses orang yang tidak sekolah sekalipun. hidup itu memang berdampingan dengan ijasah, tapi gak selamanya hidup bergantung dengan ijasah. ingat kisi-kisinya "Berdampingan" dan "Bergantung" beda kan?
aku pernah baca buku tentang "MIMPI SEJUTA DOLAR" karya Merry Riana, cewek sejati yang selalu jadi motivator aku. dia aja sekolah di jurusan apa? ekh suksesnya jadi apa?
Indonesia selalu memaksakan segala sesuatunya harus sejalan, dan sebetulnya aku kurang begitu setuju. kalau lulusan dokter ya harus jadi dokter, kalau lulusan perawat ya harus jadi perawat, kalau lulusan hukum harus jadi penegak hukum. terlalu baku menurutku. coba saja tanya orang tua kita rata-rata pemikirannya begitu. jawang sekali orang tua yang menyekolahkan anaknya di keperwatan terus membolehkan anaknya jadi pebisnis sayuran. padahal hidup orang itu khan butuh galian lebih banyak untuk mendapat timbunan berlian di dalamnya. coba bayangin kalau Merry Riana dulunya keukeuh jadi orang tekhnik meureun teu ayeuna gak jadi miliader, mungkin dia cuma jadi pegawai z di sebuah perusahaan khan. sekarang melihat ke diri aku sendiri aja, kalau keukeuh pegang gengsi jadi petugas kesehatan aja dengan gaji kurang dari kata pas-pasan yak gak akan lah bisa merasakan hidup lebih baik (walopun belum sukses banget sih). profesiku memang tidak bisa diandalkan dalam mendapat gelimangan harta, wong di bidang kesehatan kok. sekarang pikir aja, kalo setiap pasien dijadikan bahan bisnis, orang mati ditarif tinggi2 buat bisnis gilaaaa kali. makanya walo masih sering mengeluh aku coba cari jalan keluar deh, aku buka usaha kecil-kecilan online shop dengan nama yang aku buat dari namaku sendiri "SHOPAHOLANZ" tau artinya apa? Shop = belanja, Shopaholic = pecinta belanja, Shopaholanz = pecinta belanja di tempatnya lanz ahhahahhaha ngiseng aja sih tapi serius lah... awalnya karena coba-coba dari suka liat belanjaan di online shop terus nawarin ke temen-temen dan sekarang ekh jadinya jualan. dan alahamdulilah modal awalku sangat kecil sekarang sudah berlipat ganda. yessss sedikit berhasil
itulah yang ingin aku share ke ladies semua, meskipun aku belum snagat sukses seperti dian pelangi, hana tajima, ippo right santosa, dll tapi setidaknya aku cuma pengen membuka mata kalian, gak selamanya kesuksesan kita itu ditentukan dengan awal sumpah profesi kita. jangan pernah malu untuk dicaci orang karena kita lari dari profesi kita, mereka gak ikut-ikutan berjuang untuk hidup kita ko yang penting adalah kita sukses. sukses untuk orang tua, sukses untuk diri dan bekal hidup kita.
udah dulu akh, aku mau nonton dulu film korea nih love in a pasta termasuk inspirasi juga sihhh hehehehehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar